Bunga Ucapan Selamat: Siraman Pengantin Lengkap Dengan Menggunakan Roncean Melati


tus
Condolance+BoardCONGRATULATION+BOARDstanding+condolence+new

rose+in+vase+New+1tulip+in+vase+newlily

flower+fruitluxury+tablebaby+born(1)

Rabu, 18 Juli 2012

Siraman Pengantin Lengkap Dengan Menggunakan Roncean Melati

Siraman merupakan upacara yang sangat penting dalam adat pernikahan orang Jawa selain itu dalam adat jawa juga menggunakan Rangkaian bunga Melati atau sering disebut dengan Roncean Melati. Upacara pernikahan pada adat Jawa sangat kompleks dan sedikit ribet, banyak hal-hal yang harus dilakukan oleh kedua calon mempelai. Meskipun, saat ini orang-orang mulai meninggalkan serangkaian upacara siraman dengan alas an untuk lebih praktisan.

Siraman berasal dari kata ‘siram‘ yang kalau di artikan dalam bahasa Indonesia yaitu mandi. Siraman merupakan upacara memandikan calon mempelai sebelum acara pernikahan. Ini dilakukan sehari sebelum acara pernikahan dilangsungkan. Upacara siraman melambangkan bahwa mempelai wanita dan mempelai pria siap membersihkan diri mereka, baik fisik maupun mental mereka berdua, sebelum upacara pernikahan. Hal ini juga melambangkan kedua mempelai akan meninggalkan semua hal-hal yang buruk di belakang.

Mempelai wanita dan mempelai pria melakukan siraman pada saat yang bersamaan tetapi di dua tempat terpisah. Dalam upacara, pengantin dimandikan oleh orang tua mereka, lalu kemudian diikuti dengan orang tua lainnya dan yang terakhir adalah pemaes. Pemaes adalah perias wanita tradisionaldand dia juga sebagai pemimpin upacara.

Dalam upacara siraman biasanya digunakan juga roncean melati untuk menghiasi dekorasi acara siraman dan biasanya roncean melati atau rangkaian bunga melati di sesuaikan dengan adat apa yang digunakan. Untuk memandikan pengantin pria atau wanita, seseorang harus memenuhi beberapa persyaratan. Tidak pernah menikah, dan tidak pernah bercerai. Calon pengantin harus dimandikan dengan menggunakan air bunga yang terdiri dari campuran bunga mawar, melati serta Kenanga. Air yang digunakan harus diambil dari 7 sumber mata air yang berbeda.

Pada akhir upacara siraman, ibu calon mempelai perempuan harus membanting kendi yang terbuat dari tanah liat. Membanting kendi melambangkan bahwa aura pengantin telah rusak dan mereka siap untuk melangsungkan menikah.Toko Bunga Hias menawarkan beberapa paket untuk siraman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Rangkaian Bunga Melati atau (Roncean Melati) Pengantin dapat di pilih berdasarkan adat pernikahan yang anda gunakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.